Langsung ke konten utama

PERSAMAAN TRIGONOMETRI



PERSAMAAN TRIGONOMETRI
A. Persamaan Sinus
Sin x0 = Sin α0
Untuk menentukan himpunan penyelesaiannya ada 2 cara, yaitu :
1.  x = α0 + k. 3600
2.  x = (180 – α) + k . 3600
dimana : k є bilangan bulat (k = 0, 1, 2, 3, …)

B. Persamaan Cosinus
Cos x0 = Cos α0
Untuk menentukan himpunan penyelesaiannya ada 2 cara, yaitu :
1.  x = α0 + k. 3600
2.  x = (– α) + k . 3600
dimana : k є bilangan bulat (k = 0, 1, 2, 3, …)

C. Persamaan Tangen
Tan x0 = Tan α0
Untuk menentukan himpunan penyelesaiannya ada 1 cara, yaitu :
1.  x = α0 + k. 1800
dimana : k є bilangan bulat (k = 0, 1, 2, 3, …)

D. Persamaan a.sin x0 + b.cos x0 = c
Kita ubah dulu a.sin x0 + b.cos x0 menjadi r. cos (x0 – p0)
dimana :
a = koefisien sin x0

b = koefisien cos x0

Download materinya disini :Persamaan Trigonometri
Download soalnya disini : Latihan Soal Persamaan Trigonometri
Lihat video pembahasannya disini : 
Persamaan Trigonometri #Materi
Persamaan Trigonometri #LatihanSoal

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Luas Segitiga Pada Trigonometri

1. JIKA DIKETAHUI 2 SISI DAN 1 SUDUT YANG DIAPIT OLEH KEDUA SISI Perhatikan ∆ATC : Sehingga diperoleh Luas Segitiga ABC sebagai berikut : Dengan demikian dapat disimpulkan jika diketahui dua buah sisi dan satu buah sudut yang diapit oleh kedua sisi tersebut pada segitiga sembarang, maka luas segitiganya adalah : 2.  JIKA DIKETAHUI 2 SUDUT DAN 1 SISI YANG MENGAPIT KEDUA SUDUT Dari persamaan (1) dan (2) diperoleh : Dengan cara yang sama (dengan menggunakan rumus Aturan Sinus), maka akan diperoleh : 3.  JIKA DIKETAHUI PANJANG KETIGA SISINYA Perhatikan ∆ABC adalah segitiga sembarang. Garis CT adalah garis tinggi yang ditarik dari titik C dan membagi ∆ABC menjadi 2 bagian, yaitu : ∆ATC dan ∆BTC. Pada  ∆ATC berlaku : Pada  ∆BTC  berlaku : Diketahui bahwa : s     =  ½ . keliling segitiga s     = ½ ( a + b + c ) 2 s    =  a + b + c sehingga diperole...

Pembuktian Aturan Cosinus

Perlu diperhatikan, aturan sinus – cosinus dan luas segitiga diperoleh melalui sebuah garis tinggi (tegak) pada segitiga. ATURAN COSINUS Perhatikan gambar berikut : ( Garis tinggi melalui titik A ) AT merupakan garis tinggi yang melalui titik sudut A. Garis tinggi AT membagi segitiga ABC menjadi dua buah segitiga siku – siku yaitu segitiga ATB dan segitiga ATC . BC = BT + CT BT = BC – CT Karena BC = a (panjang sisi a), maka : Dari persamaan (3) , (4) dan (5) diperoleh bahwa : Perhatikan gambar berikut : ( Garis tinggi melalui titik B ) B T merupakan garis tinggi yang melalui titik sudut B. Garis tinggi BT membagi segitiga ABC menjadi dua buah segitiga siku – siku yaitu segitiga ATB  dan segitiga BTC . AC = AT + CT CT = AC - CT Karena A C = b (panjang sisi b), maka :   Dari persamaan  (3) ,  (4)  dan  (5)  diperoleh bahwa : Perhatikan gambar berik...